Plasenta 70 % air. Ketuban 99 % air. Tapi ibu hamil sering lupa minum—akibatnya kaki bengkak, ketuban keruh, janin kekurangan oksigen. Solusi? Botol 750 ml × 4 dengan infused buah—total 3 liter, rasa enak, nol gula.
Botol 1 “Lemon Pagi” (06.00–09.00)
- 2 iris lemon
- 3 lembar daun mint. Vitamin C lemon = kolagen plasenta kuat, janin terlindung infeksi.
Botol 2 “Timun Siang” (10.00–13.00)
- 5 iris timun
- 1 batang serai geprek. Silika timun = elastisitas pembuluh darah, kaki tak bengkak meski berdiri 4 jam.
Botol 3 “Kelapa Sore” (14.00–17.00)
- 200 ml air kelapa muda
- 2 potong nanas. Elektrolit kalium 600 mg = detak jantung ibu stabil, bayi tak rewel di perut.
Botol 4 “Jahe Malam” (18.00–tidur)
- 1 ruas jahe iris tipis
- 1 sdt madu. Gingerol = tidur nyenyak 45 menit lebih cepat, janin tumbuh saat ibu istirahat.
Cara Bikin Stiker Waktu
- Print template jam 06.00–20.00
- tempel di botol transparan. Habis = isi ulang. Alarm HP bunyi tiap 3 jam: “Minum yuk, Bu!”
Cerita Ny. Dewi (hamil 36 minggu): “Dulu kaki bengkak sampai pakai sandal 2 nomor lebih besar. Setelah 4 botol ini, ukuran sandal kembali normal—bayi lahir 3,3 kg, dokter bilang ‘Cairan ketuban jernih banget!’” Mulai pagi ini, 1 botol di samping tempat tidur—janin Anda minum bersama ibu, 24 jam sehari.
